Selasa, 31 Juli 2018

Macam Macam Cara Bisnis Budidaya Tanaman Hias

Cara Bisnis Budidaya Tanaman Hias

Tukang Taman Surabaya - Serunigarden
menjelaskan dari beberapa Ragam Jenis Sistem Bisnis Budidaya Tanaman Hias | Berjualan Tanaman Hias itu tak wajib membuka lapak di pinggir-pinggir jalan atau di pusat-pusat tanaman hias.

Bisnis Tanaman Hias sekarang kian berkembang dan lebih maju. Pelaku bisnis tanaman hias yang berhasil tak senantiasa wajib memiliki lapak di pinggir jalan. Bisnis Tanaman Hias malahan dapat dilaksanakan secara online.

Nah untuk itu pada kans kali ini aku akan bahas sebagian teladan bisnis yang lazim dilaksanakan oleh pebisnis Tanaman Hias.

Sewa dan Buka Gerai Tanaman Hias.

Ini sistem paling konvensional. Jual tanaman hias dengan sistem menyewa lapak di daerah terbuka.
Seandainya Anda punya nyali dan ingin sedikit nekad, dapat pakai lahan kosong milik pengembang yang tak difungsikan atau lahan kosong milik siapa saja.

Hanya konsekuensinya, Anda wajib siap-siap dikejar petugas Trantib dan berurusan dengan para berandal. Terang, sistem ini tak direkomendasikan. Yang paling bagus, sewa saja secara legal lapak-lapak di pusat-pusat tanaman hias yang juga sah.

Di Jabodetabek contohnya ada di Ragunan, Jakarta Selatan; Flona Alam Sutera, Serpong Tangerang dan Sentra Tanaman Hias BSD City di Rumit Taman Tekno.
Baca juga Manfaat dan Nilai Bisnis Tanaman Hias
Menyewa lapak di pusat penjualan tanaman hias legal, kecuali tak dikejar-kejar petugas Trantib, Anda juga tak perlu repot-repot promosi. Sebab pusat tanaman itu sendiri telah sanggup mengumpulkan pengunjung.

Paling tak, jika Anda belum punya pelanggan, jika nasib bagus, ada pelanggan tetangga kesasar masuk ke gerai Anda. Yang perlu Anda lakukan tinggal memajang tanaman-tanaman yang baik, memasang karyawan yang ramah dan membikin gerai Anda menyenangkan.

Sewa Stand dan Turut Pameran.

Pameran Tanaman Hias adalah kancah promosi dan gelanggang penjualan yang baik. Pihak penyelenggara mengerjakan banyak promosi untuk mengudang konsumen datang. Apabila Anda sewa stand dan buka pameran di situ, bukan mustahil gerai Anda dikunjungi orang,

dan tanaman Anda dibeli orang. Di Jakarta ada sebagian event pameran tanaman yang berskala nasional, seperti Pameran Flora Fauna di Lapangan Banteng tiap-tiap bulan Agustus, atau pameran-pameran tanaman hias yang diselenggarakan Majalah Trubus.

Tetapi banyak juga pameran-pameran serupa yang diselenggarakan oleh Pemda, Supermal, atau event-event organizer, di banyak daerah. Jika Anda beratensi, silakan saja hubungi penyelenggaranya.
Yang perlu Anda lakukan, kecuali menyiapkan tanaman hias andalan merupakan mencetak kartu nama untuk disebar. Jangan lupa cetak nomor telepon Anda terang-terang, supaya sesudah pameran berakhir, tanaman Anda konsisten dibeli orang.

Open House.

Open house atau buka nursery di rumah sendiri paling nikmat. Anda dapat tiap-tiap hari menongkrongi, memantau, dan mendapatkan pembeli. Apabila bisnis Anda laku, Anda boleh bilang pada keluarga di rumah yang turut menyaksikan, bahwa jadi pedagang tanaman hias tak hina.

Sistem ini mudah dijalankan jikalau Anda punya pelataran atau lahan yang memenuhi prasyarat. Tetapi bagi yang tak punya lahan, dapat bikin dak.

Enaknya, para tetangga yang melalui dan mengamati, atau handaitaulan yang kebetulan mampir dapat menjadi pengiklan bisnis Anda. Syukur-syukur mereka juga ikut serta tergerak untuk membelinya, bukan malahan memintanya secara cuma-cuma.

Kalau yang terakhir ini terjadi, jangan sekali-kali Anda mengabulkannya. Lebih bagus Anda memasarkan terhadap mereka dengan harga miring atau rugi, ketimbang memberinya hanya-hanya.

Jangan hingga yang kemudian menjadi kabar dari mulut ke mulut yaitu bahwa daerah Anda yakni daerah yang ideal di mana orang dapat menerima tanaman secara gratisan. Dengan memasarkan murah atau rugi, sedikitnya, yang akan menjadi info yaitu daerah Anda daerah memasarkan tanaman dengan harga murah.

Profit lain dengan memilih sistem ini, Anda tentu saja tak perlu membuang beaya untuk menyewa lapak. Juga, jika sedang tak ada pembeli, Anda dapat merasakan estetika tiap-tiap hari. Kerugiannya: istri, mertua, buah hati atau cucu Anda dapat terganggu ruang geraknya.

Anda juga patut mulai bersiap-siap mempunyai rumah seperti hutan belantara. Sistem ini juga dapat dijalankan secara luwes. Seumpama, apabila Anda masih ngantor, atau punya usaha lain, Anda dapat cuma open house pada hari Sabtu dan Pekan saja.

Nitip ke Penjual Tanaman Hias

Ini metode paling aman, terutamanya kalau Anda tergolong hobis pembosan. Jadi sekiranya ada tanaman yang Anda anggap telah menjemukan, Anda dapat mereka untuk menjualnya. Metode nitip sahabat juga tepat jikalau Anda tergolong pemalu, atau masih malu-malu menjadi pedagang tanaman hias.

Keuntungannya, rumah Anda nyaman, dan Anda tidak perlu mengeluarkan beaya sewa lapak. Jeleknya, jika tanaman Anda tersia-sia di daerah ‘penitipan’. Pun bukan tak mungkin, orang-orang yang Anda titipi malahan men’curi’ tanaman Anda dengan memotong bonggol atau akarnya tanpa Anda kenal.

Menggaji Tukang Gerobak Keliling.

Ini metode paling akurat apabila rumah Anda sempit, dan Anda tak punya kebun sendiri. Bikin gerobak dorong, dan panggil para pengangguran yang tinggal di sekitar Anda untuk diajak menjadi pedagang keliling tanaman hias.

Suruh mereka masuk ke perumahan-perumahan menjajakan tanaman Anda. Dewasa ini banyak orang gembira tanaman hias namun terlalu sibuk untuk mendatangi nursery. Mereka yaitu pasar potensial Anda. Enaknya, tiap hari Anda mendapatkan setoran dari para penarik gerobak dorong.

Jika tiap gerobak menyetor Anda uang Rp. 1 juta saja sehari, kita telah dapat bayangkan, alangkah cantiknya bisnis tanaman hias. Dari sana sekalian Anda juga dapat memperoleh kabar tanaman apa yang disukai dan mana yang tak disukai.

Yang disukai, lantas belanja di daerah penjualan grosir tanaman hias. Risikonya, jika penarik gerobak melarikan diri beserta gerobaknya Anda dapat gigit jari. Melainkan Anda dapat cegah duluan dengan menaruh fotokopi KTPnya. Jika ada apa-apa, tinggal lapor polisi.

Jadi Team Hunter

Jika Anda mau bisa untung dari berjualan tanaman hias namun modal cekak atau tak punya modal sama sekali, sistem ini dapat dijalankan. Merupakan dengan menjadi seorang hunter (pemburu) atau buser (buru sergap) tanaman hias.

Pada dasarnya hunter ataupun buser merupakan makelar atau istilah kerennya, brooker. Modalnya, isu dan sebuah handphone/telepon pintar yang dapat kirim foto melewati MMS (Multimedia Messaging Service). Atau dapat juga dengan BBM. Dengan contoh bisnis ini, Anda malahan tak semestinya mengerjakan budidaya tanaman hias sendiri.

Buka kebun khusus sendiri.

Metode ini mungkin termasuk sistem paling mahal. Sebab kita sepatutnya menyewa atau mempunyai lahan luas di tempat pinggiran di mana harga atau sewa tanah masih murah. Melainkan percayalah, padahal di dearah pinggiran sekali malah, apabila koleksi tanaman hias Anda baik, orang akan konsisten memburunya.

Bak syair nyanyian: “Ke gunung kan kudaki, ke laut kan kuseberangi….” Keuntungannya, Anda dapat memilih konsumen yang datang ke kebun Anda. Bila Anda sedang capek Anda dapat mengatakan nursery Anda tutup, Anda sedang di luar kota atau alasan-alasan lainnya.

Pun Anda dapat menyeleksi pembeli Anda. Profit lainnya, bila orang telah jauh-jauh datang ke daerah Anda, telah pasti mereka juga akan berbelanja cukup banyak.

Buka kebun, sekalian buka kedai kopi atau Galeri

Jika situasi keuangan memungkinkan, dan lokasi menunjang, kecuali buka kebun dan jual tanaman, Anda dapat menambah fasilitas lain seperti resto atau kedai kopi, atau galeri lukisan. Jadi, kecuali berburu tanaman, pengunjung dapat minum kopi, atau beli lukisan.

Di Bandung ada All About Strawberry. Bapak Ibu beli tanaman strawberry, si kecil-si kecil dapat minum juice strawberry. Di Baturaden, Purwokerto ada Puspa Tiara Nursery yang menyediakan bakso dan kopi. Istri beli tanaman, buah hati-si kecil makan bakso dan suami dapat ngopi. Seluruh happy.
Baca juga Cara Bercocok Tanam Buah Anggur Dalam Pot

Menjajakan dengan Sepeda Motor atau Kendaraan.

Sistem bisnis tanaman hias seperti ini boleh dicoba jika Anda tak punya lapak. Kita ambil dagangan di daerah kulakan, lalu menjajakan secara keliling dengan sepeda motor, atau kendaraan beroda empat.

Targetnya, pedagang-pedagang tanaman hias kaki lima. Atau masuk ke pedagang-pedagang yang sedang buka stand pameran sebab terlalu sibuk sehingga tak punya waktu untuk kulakan. Kita dapat jual per lima atau sepuluh pot.

Tidak usah untung banyak, asal penjualan lancar dan pembayaran baik, telah wahai. Modalnya, hanya tahu daerah kulakan, tahu di mana target kita berada, dan punya sepeda motor atau kendaraan beroda empat yang dapat kita gunakan.

Apabila Anda dapat ngutang dahulu di daerah kulakan, lebih asoy. Jadi Anda tidak perlu mengeluarkan modal. Tentu saja, Anda semestinya seketika membayarnya semacam itu Anda mendapatkan uang.

Bikin Web atau Blog Seperti Kami Tukang Taman Surabaya

Bisnis Tanaman Hias secara Online. Jikalau berharap menjual tanaman hias Anda ke pasar lebih luas, Anda dapat bikin web. Di situ Anda dapat pasang foto-foto tanaman di situ, dilengkapi deksripsi dan harganya. Bikin situs tak mahal.

Anda paling hanya patut bayar seorang desainer situs, suruh bikin website. Profit lain jikalau punya situs, Anda malahan dapat jadi brooker. Tanaman punya sahabat yang ingin dipasarkan dipotret, gambarnya pasang di situ. Bila laku, Anda bisa komisi.

Kini Anda tahu kan, rupanya ada banyak Metode Bisnis Budidaya Tanaman Hias yang dapat dikerjakan.Variasi warna, Wujud, dan ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies natural.

Related Posts

Macam Macam Cara Bisnis Budidaya Tanaman Hias
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.